SUARA INDONESIA MOJOKERTO

Hari Ini, Jatim Duduki Peringkat Empat Penambahan Covid-19 di Indonesia

Mohamad Alawi - 30 October 2020 | 22:10
Peristiwa Daerah Hari Ini, Jatim Duduki Peringkat Empat Penambahan Covid-19 di Indonesia
Update Terbaru Covid-19 Per Tanggal 30 Oktober 2020

MOJOKERTO,- Jawa Timur menjadi provinsi keempat di Indonesia dalam hal penambahan Covid-19, Jumat (30/10/2020), berdasarkan update pukul 12.00 WIB terdapat penambahan 222 kasus positif COVID-19 , tercatat sebanyak 215 kasus sembuh dan 18 kasus meninggal. Update Corona yang dikutip dari BNPB pada hari Jumat 30 Oktober 2020 menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

Berdasarkan data yang dirilis BNPB, penambahan terbanyak pada hari ini masih di Kota Pahlawan, Surabaya dengan jumlah 42 orang namun demikian jumlah kesembuhannya masih di atas penambahannya yaitu 46 orang, sedangkan jumlah meninggal hanya 3 orang.

Setelah Surabaya, jumlah penambahan pasien covid tertinggi kedua adalah Banyuwangi 24 kasus, dengan jumlah kesembuhan 17 dan pasien meninggal ada 2 orang. Sidoarjo masih memegang jumlah penambahan tertinggi ketiga, yaitu dengan jumlah penambahan 19 kasus, dengan pasien yang sembuh 8 orang, dan pasien meninggal hanya 1 orang.

Sementara itu, Kabupaten Mojokerto jumlah penambahan pasien dengan yang sembuh seimbang yaitu 7 orang. Berbeda dengan tetangganya, Kota Mojokerto penambahan kasusnya hanya 5, sedangkan pasien yang sembuh mencapai 3 orang pada hari ini.

Berdasarkan data BNPB tersebut, Koimnfo Jawa Timur merilis jumlah persentase kesembuhan sebanyak 88.31%, sedangkan yang dirawat 4.47% dan jumlah yang meninggal sebanyak 7.19%.

Melalui akun twitter resmi Kominfo Jatim terus mengimbau agar warga Jawa Timur bisa beradaptasi dengan tatanan kebiasaan baru seperti selalu menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak 1.5 meter, rajin mencuci tangan, makan makanan yang sehat dan bergizi, dan juga tak lupa untuk rajin berolahraga agar imunitas kita bisa selalu terjaga.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Mohamad Alawi
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya