MOJOKERTO - Dengar kabar bahwa pacarnya dilecehkan, pemuda Mojokerto pukul karyawan kafe hingga tewas. Pelaku diketahui bernama Mako (19) asal Desa Mojolebak Kecamatan Jetis, terbakar cemburu setelah mendengar kabar pacarnya dilecehkan Nanda, hingga berujung pemukulan yang menyebabkan tewasnya korban.
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, motif tersangka jelas karena asmara, tersangka cemburu dengan korban setelah menerima informasi yang tidak benar, yang menyebutkan kekasih tersangka diganggu oleh korban.
"Saat itu VI mengaku kepada pacarnya Mako, bahwa dirinya telah dilecehkan. Namun, dia tidak menyebutkan siapa yang melecehkannya. Tanpa berpikir panjang, tersangka pun langsung mendatangi VI, yang sebelumnya sudah memberikan share lokasinya," terang AKBP Dony Alexander.
Setibanya di lokasi, kebetulan VI berada di halaman rumah GM bersama Ananda Putra Wiyanto (18). Menduga bahwa Ananda tersebut yang melecehkan, maka Mako pun langsung melampiaskan amarahnya kepada korban tanpa mengklarifikasikan siapa yang telah melecehkan pacarnya.
"Saat bertemu pacarnya di lokasi, pacarnya bilang bahwa ia dilecehkan. Pemikiran tersangka, kekasihnya dilecehkan korban. Padahal belum dijelaskan detail siapa yang mengganggunya. Inilah yang memicu pemukulan sebanyak tiga kali terhadap korban," terang Dony.
Mako menganiaya Nanda menggunakan sebuah kunci Inggris yang dia bawa dari rumahnya. Pukulan tersangka mengakibatkan tengkorak belakang korban retak. Pemuda asal Dusun Soso, Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet itu mengalami pendarahan pada otaknya sehingga tewas.
"Tersangka dikenakan pasal 338 atau pasal 351 ayat (3) atau pasal 170 ayat (2) ke-3e KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," pungkas AKBP Dony Alexander.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Mohamad Alawi |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi